Hari Pramuka ke-65, Poltekkes Kemenkes Manado Perkuat Saka Bhakti Husada melalui Pengabdian Masyarakat
- account_circle OMG
- calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
- visibility 102
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Onemediaglobal.web.id! Manado, 14 Agustus 2026 — Bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka ke-65, Poltekkes Kemenkes Manado memperkuat peran Saka Bhakti Husada melalui kegiatan Penguatan Saka Bhakti Husada dan Pengabdian Masyarakat di SMA Negeri 6 Manado, Jumat (14/8/2026). Kegiatan yang mengusung tagline “Membangun Generasi Sehat, Peduli dan Siap Mengabdi” tersebut menjadi bagian dari rangkaian Penerimaan Tamu Racana Saka Bhakti Husada Poltekkes Kemenkes Manado.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk keterlibatan Poltekkes Kemenkes Manado dalam mendekatkan pendidikan kesehatan dengan kehidupan generasi muda. Melalui kehadiran dosen dan mahasiswa, kegiatan tidak hanya diarahkan pada pengenalan institusi, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk memperoleh informasi dan pengalaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta membangun kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pembukaan oleh panitia dan doa tim. Selanjutnya, Kepala SMA Negeri 6 Manado, Drs. Sammy D. Prang, menyampaikan sambutan. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Sabrina Prisscilya Magdalena Pinontoan, M.Si., selaku Ketua Tim/PIC Pengabdian Masyarakat. Kehadiran kedua pihak tersebut menjadi bagian dari pembukaan kegiatan yang mempertemukan unsur sekolah dengan tim pengabdian dari Poltekkes Kemenkes Manado.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video profil Poltekkes Kemenkes Manado. Sesi ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lebih jauh institusi pendidikan tinggi kesehatan tersebut, termasuk lingkungan dan peran pendidikan yang dijalankan. Setelah itu, tim memberikan sosialisasi mengenai Penerimaan Mahasiswa Baru dan visi program studi sebagai bagian dari pengenalan pendidikan tinggi kepada generasi muda.
Aspek promosi kesehatan menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Tim Pengabdian Masyarakat memberikan edukasi kesehatan yang diarahkan pada isu-isu yang relevan dengan kehidupan remaja, antara lain Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), gizi seimbang, kesehatan reproduksi remaja, serta pencegahan penyakit tidak menular (PTM) dan topik kesehatan lain sesuai kebutuhan.
Edukasi tersebut menempatkan siswa bukan hanya sebagai penerima informasi, tetapi sebagai generasi yang diharapkan mampu mengenali pentingnya kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan kesehatan yang diperoleh sejak usia remaja diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembentukan kebiasaan hidup sehat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan diri dan lingkungan.
Selain edukasi, kegiatan juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan. Tim melakukan sejumlah pemeriksaan yang meliputi tekanan darah, berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh (IMT), lingkar lengan atas, hemoglobin, serta pemeriksaan gula darah sesuai kebutuhan. Setelah pemeriksaan, peserta memperoleh penyampaian hasil dan konseling singkat dari tim pengabdi.
Pemeriksaan kesehatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan promotif dan preventif dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Melalui pemeriksaan sederhana, peserta diajak untuk lebih mengenali kondisi kesehatan dirinya serta memahami pentingnya menjaga faktor-faktor yang berkaitan dengan kesehatan sejak usia muda.

Kehadiran dosen dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Manado juga memberikan dimensi pembelajaran langsung dalam kegiatan ini. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam proses pendidikan melalui interaksi dengan masyarakat, khususnya lingkungan sekolah. Pada saat yang sama, mereka belajar membangun komunikasi, bekerja dalam tim, memberikan edukasi, serta berkontribusi dalam kegiatan kesehatan masyarakat sesuai kompetensi dan kewenangan.
Keterlibatan mahasiswa dalam pengabdian tersebut sejalan dengan semangat Saka Bhakti Husada yang menempatkan kepedulian terhadap kesehatan dan pengabdian sebagai bagian penting dalam pembentukan generasi muda. Nilai-nilai tersebut menjadi semakin relevan ketika kegiatan dilaksanakan bertepatan dengan Hari Pramuka ke-65.
Momentum Hari Pramuka tidak sekadar menjadi latar waktu pelaksanaan kegiatan, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat nilai kedisiplinan, kepedulian, kerja sama, kemandirian, kesiapsiagaan, dan pengabdian. Dalam konteks kesehatan, nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan melalui kebiasaan hidup sehat, kepedulian terhadap kesehatan sesama, serta kesiapan generasi muda untuk mengambil peran positif di tengah masyarakat.
Kegiatan Penguatan Saka Bhakti Husada dan Pengabdian Masyarakat di SMA Negeri 6 Manado juga memperlihatkan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan tinggi kesehatan dan satuan pendidikan. Kolaborasi tersebut membuka ruang bagi pertukaran pengetahuan, penguatan literasi kesehatan, sekaligus pengenalan pendidikan tinggi kepada calon generasi penerus.
Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan penyampaian hasil pemeriksaan dan konseling singkat, foto bersama peserta dan tim pengabdi, serta penutupan. Seluruh rangkaian berlangsung sebagai bagian dari Penerimaan Tamu Racana Saka Bhakti Husada Poltekkes Kemenkes Manado.
Melalui kegiatan ini, semangat “Membangun Generasi Sehat, Peduli dan Siap Mengabdi” diterjemahkan ke dalam aktivitas yang mempertemukan pendidikan, promosi kesehatan, pengalaman mahasiswa, dan pengabdian kepada masyarakat. Semangat tersebut diharapkan terus menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda yang memiliki pengetahuan kesehatan, kepedulian sosial, karakter positif, serta kesiapan untuk berkontribusi bagi masyarakat.

- Penulis: OMG

Saat ini belum ada komentar