Perkuat Tumbuh Kembang Anak, Masyarakat Desa Silian Satu Dapat Edukasi dan Pendampingan Risiko Stunting
- account_circle OMG
- calendar_month Senin, 10 Agt 2026
- visibility 30
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Penulis:
Sisfiani Sarimin
Zenny Syariel
Rolly Rondonuwu
Rommy Watuseke
Perhatian terhadap tumbuh kembang anak menjadi bagian penting dalam upaya membangun kesehatan masyarakat. Hal tersebut menjadi fokus kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat dalam Edukasi dan Pendampingan tentang Stimulasi Perkembangan Anak dengan Risiko Stunting” yang dilaksanakan di Desa Silian Satu, Kabupaten Minahasa Tenggara.
Kegiatan ini menghadirkan edukasi yang tidak hanya disampaikan melalui ceramah, tetapi juga dilengkapi dengan pemutaran video dan praktik atau simulasi. Setelah kegiatan berlangsung, proses pendampingan dilanjutkan melalui Grup WhatsApp sehingga komunikasi dengan masyarakat dapat tetap dilakukan.
Edukasi Tidak Berhenti pada Penyampaian Materi
Pendekatan edukasi dalam kegiatan tersebut dirancang agar masyarakat tidak hanya menerima informasi secara teoritis. Materi disampaikan melalui ceramah, kemudian diperkuat dengan pemutaran video serta praktik atau simulasi.
Pendekatan tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk mengikuti proses pembelajaran secara lebih interaktif. Kehadiran orang tua bersama anak-anak dalam kegiatan juga memperlihatkan bahwa perhatian terhadap perkembangan anak menjadi bagian dari keterlibatan keluarga dan masyarakat.
Dokumentasi kegiatan memperlihatkan suasana edukasi yang berlangsung di tengah masyarakat Desa Silian Satu. Peserta mengikuti kegiatan di ruang pertemuan desa, sementara tim pengabdi memberikan penjelasan dan berinteraksi langsung dengan peserta.

Pendampingan Dilanjutkan melalui Grup WhatsApp
Salah satu bagian penting dari kegiatan ini adalah pendampingan yang dilakukan setelah edukasi melalui Grup WhatsApp. Pemanfaatan media komunikasi tersebut menjadi bagian dari pendekatan pendampingan masyarakat agar komunikasi tidak berhenti setelah kegiatan tatap muka selesai.
Model pendampingan seperti ini menempatkan masyarakat sebagai bagian dari proses yang berkelanjutan. Edukasi mengenai stimulasi perkembangan anak dapat terus menjadi perhatian dalam lingkungan keluarga dan masyarakat.
Bagi isu kesehatan masyarakat seperti tumbuh kembang anak, keberlanjutan komunikasi menjadi penting karena perhatian terhadap anak berlangsung dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya ketika kegiatan edukasi dilaksanakan.
Libatkan Unsur Kesehatan dan Pemerintahan Desa
Kegiatan tersebut juga mendapat kehadiran sejumlah unsur yang memiliki peran di lingkungan Desa Silian Satu. Dalam dokumen kegiatan tercatat Kepala Puskesmas Silian, dr. Winda Tanuli; Hukum Tua, Fenly Menteng; Kepala BPD Desa Silian Satu; serta tim pengabdi.
Keterlibatan unsur kesehatan dan pemerintahan desa menjadi bagian dari konteks pemberdayaan masyarakat yang dilakukan. Kolaborasi berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa perhatian terhadap perkembangan anak tidak hanya menjadi persoalan keluarga, tetapi juga membutuhkan kepedulian lingkungan masyarakat.
Dokumentasi kegiatan menunjukkan interaksi antara tim pengabdi dan masyarakat dalam suasana yang berlangsung secara langsung. Peserta tampak mengikuti penyampaian materi, berdiskusi, serta terlibat dalam rangkaian kegiatan.

Stimulasi Perkembangan Anak Perlu Menjadi Perhatian Bersama
Stimulasi perkembangan merupakan bagian dari perhatian terhadap proses tumbuh kembang anak. Karena itu, pemahaman masyarakat mengenai stimulasi perkembangan anak menjadi salah satu aspek yang perlu terus diperkuat.
Kegiatan pemberdayaan di Desa Silian Satu mengambil pendekatan edukatif dengan menggabungkan penyampaian materi, media video, praktik atau simulasi, serta pendampingan. Pendekatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang lebih beragam bagi masyarakat dibandingkan penyampaian materi secara satu arah.
Di sisi lain, kegiatan ini juga memperlihatkan pentingnya menghadirkan edukasi kesehatan di tengah masyarakat. Informasi kesehatan menjadi lebih bermakna ketika dapat dipahami dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari keluarga.
Membangun Kepedulian dari Lingkungan Masyarakat
Stunting merupakan isu yang berkaitan dengan tumbuh kembang anak dan membutuhkan perhatian dari berbagai pihak. Dalam konteks kegiatan di Desa Silian Satu, upaya pemberdayaan diarahkan pada peningkatan perhatian masyarakat terhadap stimulasi perkembangan anak dengan risiko stunting.
Namun, kegiatan ini tidak semata-mata menempatkan masyarakat sebagai penerima informasi. Melalui praktik, simulasi, dan pendampingan, masyarakat ditempatkan dalam proses pembelajaran yang lebih partisipatif.
Dokumentasi kegiatan juga memperlihatkan adanya kebersamaan antara tim pengabdi dan masyarakat. Pada sesi bersama, peserta dan tim pengabdi berfoto bersama sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.
Dari Edukasi Menuju Pendampingan
Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Silian Satu menunjukkan bahwa edukasi kesehatan dapat dikembangkan melalui berbagai bentuk komunikasi. Ceramah memberikan ruang untuk penyampaian materi, video membantu menghadirkan media visual, sementara praktik atau simulasi memberikan pengalaman langsung kepada peserta.
Pendampingan melalui Grup WhatsApp kemudian menjadi bagian lanjutan dari rangkaian tersebut. Dengan demikian, kegiatan tidak berhenti pada pertemuan tatap muka, tetapi dilanjutkan dengan komunikasi melalui media yang sudah dekat dengan kehidupan masyarakat.
Upaya seperti ini dapat menjadi bagian dari penguatan peran masyarakat dalam memperhatikan tumbuh kembang anak. Pada akhirnya, perhatian terhadap stimulasi perkembangan anak membutuhkan keterlibatan bersama antara keluarga, masyarakat, tenaga kesehatan, dan unsur pemerintahan di tingkat lokal.
Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Silian Satu menjadi salah satu bentuk edukasi dan pendampingan yang menempatkan stimulasi perkembangan anak dengan risiko stunting sebagai perhatian bersama. Keberlanjutan komunikasi dan pendampingan diharapkan tetap menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian masyarakat terhadap tumbuh kembang anak.

- Penulis: OMG

Saat ini belum ada komentar